Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker

0
31

Sudah pahamkah anda tentang Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker sendiri ? Sudah kami rangkumkan beritanya yang disertai dengan makanan pencegah kanker.

Kanker adalah salah satu penyakit yang bisa dibilang paling ditakuti oleh orang-orang. Hal ini dikarenakan penyakit kanker sendiri terkenal karena menyerang siapapun tanpa memandang apapun. Contohnya saja mulai dari baita sampai orang-orang lanjut usia baik itu laki-laki ataupun wanita. Bahkan mereka yang memiliki gaya hidup sehat juga masih berpotensi terkena kanker. Kementrian Kesehatan RI sendiri sudah menyampaikan berita dimana riset yang mereka lakukan membuktikan bahwa prevalensi tumor serta kanker di Indonesia sendiri mencapai angka 1,8 / 1000 penduduk. Tentu hal ini harus membuat warga lebih waspada untuk memahami pemahaman tentang kanker serta proses tumbuhnya kanker.

Beberapa jenis penyakit serupa adalah nama yang digunakan oleh kanker. Contohnya saja kanker akan mengambil nama dari tubuh manusia yang terkena sel tersebut dalam tubuh. Banyak sekali jenis kanker yang bisa ditemuin di manusia sendiri seperti kanker darah, kanker payudara, kanker rahim, kanker tulang, kanker kulit, kanker prostat, dan kanker paru-paru.

Sel Kanker

Informasi yang satu ini mungkin sudah pernah anda dengarkan sebelumnya dimana katanya semua orang sebenarnya memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Hal ini mungkin benar namun apakah sel kanker di setiap tubuh orang-orang jahat. Tentu tidak, sel kanker yang dikenal sebagai penyakit merupakan sel yang menyerang organ tubuh bagian tertentu. Sel dengan DNA yang rusak memang dimiliki oleh setiap orang. Namun DNA rusak ini sendiri nantinya akan otomatis tergantikan dan terbunuh oleh sistem imunisasi tubuh seseorang sebelum berubah menjadi sel kanker. Dalam beberapa kasus sendiri sel-sel ini tidak akan berubah menjadi sel kanker.

Mekanisme Pertumbuhan Sel Kanker

Triliunan sel sudah tersebar dan tertampung dalam tubuh manusia yang berada di banyak organ berbeda. Sel-sel ini nantinya akan terus berkembang biak dan berlipat ganda menjadi sel-sel baru mengikuti dengan pertumbuhan dan kebutuhan tubuh. Sel-sel yang sudah tua dan tidak sehat sendiri biasanya sudah tidak berfungsi dan akan mati dengan sendirinya. Sistem pusat sendiri dimiliki tubuh manusia yang biasa digunakan untuk mengatur jumlah sel yang tubuh perlukan. Sistem inilah yang nantinya akan memberikan info kepada sel untuk membelah diri atau bertambah banyak serta untuk mati. Nah, sel kanker sendiri bisa berpotensi lahir dari kesalahan pada sistem sehingga sel rusak tidak mati dengan sendirinya yang terus membelah diri secara tak terkendali dan menjadi kanker.

Proses tadi sayangnya tak selalu berjalan dengan sempurna saat sel kanker melakukan pembelahan diri. Hal ini menyebabkan ada risiko dari sel baru yang alhir tersebut memiliki gen sel rusak yang sudah digandakan dalam jumlah banyak ditubuh. Hal ini sering disebut dan dinamakan dengan istilah mutasi gen. Saat mutasi gen ini sendiri terjadi. sel-sel tubuh yang rusak tadi tidak akan menerima lagi perintah dari sistem imun tubuh dan akan tubuh diluar kendali. Hal ini menyebabkan kelainan pada protein yang terjadi sehingga sel-sel baru sehat tidak bisa diproduksi dengan sempurna. Dalam kasus lain, protein jenis ini dibutuhkan tubuh untuk menghentikan proses kelahiran sel baru yang tidak baik.

Mutasi gen yang terjadi biasanya akan berbeda-beda yang sudah terjadi lebih dari lima kali dalam tubuh dan berpotensi menjadi sel kanker. Proses ini sendiri umumnya berlangsung cukup lama sampai waktu bertahun-tahun sampai akhirnya sel-sel tersebut membelah diri dan menjadi sel kanker yang cukup besar. Pada tahap inilah akhirnya gejala-gejala dari penyakit kanker mulai anda rasakan pada umumnya.

Penyebaran Kanker

Biasanya sel kanker yang merupakan sel utama yang terjadi kerusakan sendiri akan menyerang satu organ di dalam tubuh atau jaringan sel tubuh lainnya. Hal ini dapat terus terjadi jika tidak dikendalikan dengan benar.

Pencegahan Kanker

1. Kacang


Polifenol terkandung dalam jenis kacang-kacangan yang berguna untuk memperkuat sistem imun tubuh dalam melawan sel kanker. Asam omega-3 yang sehat juga ada di dalam kacang yang bisa digunakan untuk memotong suplai darah. Hasil dari beberapa riset yang dilakukan juga membuktikan bahwa jenis kacang memang bisa digunakan untuk mencegah kanker dan menuruni risiko dari penyakit kanker dan kematian. Riset lainnya juga membuktikan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi minimal dua genggam kacang per minggunya memiliki risiko 46 persen lebih rendah untuk terkena penyakit kanker.

2. Biji-bijian

Biji-bijian juga sangat ampuh dalam pencegahan kanker seperti contohnya ercis, lentis, serta kacang polong yang bisa menurunkan risiko kanker. Konsumsi biji-bijian dalam jumlah besar bisa menurunkan risiko dari kanker kolon dan usus besar.

3. Tomat

Namun untuk mengatasi kanker sendiri, kita sekarang bisa menggunakan cara yang lebih alami seperti mengkonsumsi tomat. Tomat memiliki kandungan zat yang bernama Lycopene yang menghasilkan warna merah pada tomat itu sendiri dan semangka. Aktivitas sel kanker dalam tubuh kita sendiri bisa dikurangi dengan bantuan zat ini yang juga mengurangi bekas-bekas luka seperti luka operasi.

Namun perlu dicatat, bahwa zat ini sendiri tidaklah selamanya baik karena jika berlebihan akan membuat warna kulit anda berubah menjadi lebih gelap.

4. Kentang Ungu

Kanker kolon atau usus besar sangat ampuh dilawan dengan menggunakan manfaat dari kentang ungu sendiri. Penelitian telah membuktikan bahwa kalori dalam kentang ungu termasuk tinggi dan bisa menurunkan kadar interleukin-6 yang merupakan protein penyebab risiko dari kanker usus.

5. Bawang Putih

1. Bawang putih membantu proses penyembuhan kista

Salah satu penyedap makanan yang sering digunakan di Indonesia ini ternyata juga bermanfaat dalam berbagai masalah kesehatan. Bawang putih memiliki kandungan baik yang bisa melakukan proses penyembuhan kanker. Bawang putih sendiri telah terbukti aman untuk dikonsumsi selama kehamilan asalkan mendapatkan persetujuan dari dokter dan dalam jumlah yang kecil.

6. Sayuran Hijau

2. Sayuran berwarna hijau mengelola gejala kista secara lebih baik

Sayuran hijau memiliki kandungan kalori yang rendah dan dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah kanker. Sayuran-sayuran hijau layaknya brokoli dan bayam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi disertakan dengan kandungan vitamin, serat, dan mineral yang baik untuk tubuh. Indeks glikemik yang rendah juga dimiliki oleh brokoli yang bisa digunakan untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

7. Salmon

3. Salmon membantu mengendalikan gangguan hormon terjadi

Menjaga asupan makan agar sehat tentu menjadi salah satu cara terbaik dalam mencegah penyakit kanker. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan rendah lemak layaknya ikan salmon. Salmon memiliki kandungan omega-3 yang baik untuk proses perkembangan otak janin serta bisa dikonsumsi dengan baik oleh ibu hamil.

8. Telur

4. Telur mampu menangkal kista ada dalamnya

Fungsi ovarium dan juga hormon yang mengatur sistem reproduksi seseorang tentu dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itulah, mengkonsumsi makanan seperti telur yang memiliki kandungan protein tinggi serta vitamin B12 sangat baik untuk tubuh. Pembentukan sel darah merah dan fungsi saraf yang baik bisa dipengaruhi oleh telur.

Baca Juga : 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here