Jenis Benjolan di Gusi Atas dan Cara Mengobati nya

0
26

Ternyata, ada beberapa jenis benjolan di gusi yang bisa terjadi pada manusia. Lantas, kira-kira bagaimana Cara Mengobati Benjolan di Gusi Atas ?

Benjolan yang terjadi pada bagian gusi seseorang bisa terjadi karena adanya beberapa faktor. Contohnya saja faktor-faktor yang terjadi karena benda asing yang menghasilkan reaksi tubuh. Kondisi ini sendiri merupakan hal tidak normal yang terjadi pada gusi. Benjolan sendiri bisa bervariasi dari letak ataupun ukurannya serta umur dari benjolan tersebut yang perlu anda deteksi terlebih dahulu. Pasalnya, ada beberapa jenis benjolan di gusi ini yang harus anda pahami.

 1. Fistula

Kondisi ini merupakan jenis radang yang terjadi pada bagian gusi karena adanya infeksi yang terjadi pada gigi berlubang. Ukuran dari benjolan jenis ini juga biasanya sangat kecil yakni hanya sekitar beberapa mm sampai 1cm saja dan terkadang mengeluarkan nanah dan darah.

2. Granuloma Piogenik

Jenis benjolan yang satu ini biasanya berkembang pada paseian yang punya kebersihan mulut yang kurang baik. Akhirnya hal ini menyebabkan tambalan yang terlalu tinggi serta karang gigi.  Biasanya jenis permukaan dari benjolan ini sendiri sangat licin dan berwarna merah. Pendarahan yang banyak dapat terjadi hanya dengan satu sentuhan saja pada benjolan jenis ini. Cara mengatasinya mungkin dengan mulai mengubah gaya hidup dan rutin merawat kebersihan mulut. ranuloma ini dapat berkaitan juga dengan ketidak-seimbangan hormon pada wanita.

Beberapa penyebab dibawah ini juga bisa menjadi alasan terjadinya benjolan pada bagian gusi seseorang, Simak beritanya :

1. Limfadenitis

Suatu kondisi peradangan yang menyerang bagian kelenjar getah bening adalah limfadenitis. Jenis ini biasa ditandai dengan munculnya benjolan pada bagian leher serta bagian yang terkena limfadenitis lainnya seperti leher, ketiak, dan selangkangan. Biasanya, jenis limfadenitis akan disertai dengan beberapa gejala lain seperti rasa nyeri dan demam. Beberapa gejala limfadenitis lain yang bisa dikenali adalah:

  • Keringan saat malam hari.
  • Nafsu makan yang mulai berkurang.
  • Nanah atau cairan yang keluar dagi kelenjar getah bening bengkak.
  • Tanda-tanda infeksi yang terjadi di bagian saluran pernapasan bagian atas.

2. Lipoma

Lipoma merupakan benjolan yang berisikan jaringan lemak dan biasa tumbuh dengan lambat di antara bagian otot dan kulit. Lipoma biasanya berbentuk lunak dan tidak membuat rasa sakit. Faktor genetika dan umur bisa menjadi alasan lipoma muncul serta gejala-gejala lain:

  • Diabetes antara 1-3 cm yang tidak melebihi ukuran 5cm.
  • Tumbuh semakin besar tanpa disadari dan bisa terasa sakit saat ditekan.
  • Bergerak dan bergeser jika ditekan dengan jari karena bentuknya yang lembek layaknya karet.

3. Gondongan

Virus dapat menyebabkan infeksi yang ditularkan dan menjadi penyebab utama penyakit gondongan. Pembengkakan yang terjadi karena gondongan sendiri biasanya disertai dengan rasa sakit pada bagian kelenjar ludah. Biasanya leher kanan dan kiri adalah tempat dimana gondongan terjadi.

4. Kista Gusi

Selain itu, benjolan yang terjadi di gusi juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit lainnya seperti kista.

Bagian sekitaran gusi dan gigi faktanya juga bisa menjadi tempat kista bersarang selain hanya rahim saja. Kantong berisikan cairan yang terbentuk pada area di sekitar mulut dan gigi disebut dengan kista gigi. Biasanya, jenis kista gigi sendiri bisa terjadi karena adanya suatu infeksi pada bagian mulut karena adanya akar gigi yang sudah mati. Seringkali kista jenis ini tidak disadari keberadaannya. Saat sedang melakukan pemeriksaan dokter gigi lah baru jenis kista ini biasanya disadari oleh orang-orang atau saat melakukan rontgen pada bagian rahang.

Baca Juga : 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here